Kita tidak bisa menghindari penggunaan layar setiap hari. Tapi kita bisa belajar cara merawat mata agar tetap sehat dan nyaman.
Pelajari Caranya
Setiap kali kita melihat ke layar, otot di dalam mata bekerja keras untuk menjaga fokus. Kalau waktu itu terlalu lama tanpa henti, otot tersebut jadi lelah — sama seperti otot tubuh yang capek setelah olahraga berat.
Di tambah lagi, cahaya yang keluar dari layar mengandung komponen yang bisa membuat mata tidak nyaman, terutama kalau ruangan tidak cukup terang atau terlalu terang.
Kabar baiknya, ada banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengurangi beban pada mata tanpa harus mengubah cara bekerja secara besar-besaran.
Lihat perbedaan yang terjadi ketika kita mulai memperhatikan kesehatan mata.
Setiap 20 menit, lihat ke arah yang jauh selama 20 detik pada jarak kurang lebih 6 meter. Cara ini membantu otot fokus mata untuk rileks sebentar.
Layar sebaiknya berada di jarak 50 hingga 70 sentimeter dari mata. Cara mudah mengukurnya adalah dengan mengulurkan lengan — ujung jari Anda seharusnya hampir menyentuh tepi layar.
Pastikan pencahayaan di ruangan Anda cukup terang tapi tidak sampai menghasilkan kilau di permukaan layar. Lampu di samping tubuh Anda adalah posisi yang paling baik.
Saat fokus ke layar, kita berkedip jauh lebih jarang dari biasanya. Hal ini membuat mata lebih mudah kering. Usahakan untuk sengaja berkedip lebih rutin sepanjang hari.
Di malam hari, aktifkan pengaturan yang mengurangi cahaya tertentu dari layar. Hal ini tidak hanya membantu mata, tetapi juga kualitas tidur Anda malam itu.
Tubuh yang tegang akan ikut membuat mata tegang. Duduk dengan postur yang rileks dan pastikan bagian atas layar sejajar atau sedikit di bawah garis pandang Anda.
Kita sering berpikir bahwa rasa lelah di mata hanya soal kurang tidur atau kerja terlalu keras. Padahal, banyak faktor lain yang berperan — dari cara kita duduk hingga kondisi pencahayaan di sekitar.
Dengan memperhatikan hal-hal kecil setiap hari, kita bisa mengurangi rasa tidak nyaman secara signifikan. Perubahan ini tidak perlu mahal atau rumit — cukup konsistensi dan kesadaran.
Semakin awal kita mulai membiasakan diri, semakin baik hasilnya untuk kesehatan mata dalam jangka panjang.
Untuk anak-anak dan remaja, waktu di depan layar seharusnya lebih terbatas. Perangkat dengan layar kecil seperti ponsel memberikan tekanan lebih besar pada mata dibandingkan layar yang lebih besar dan jauh.
Kalau Anda menggunakan kacamata atau lensa kontak, kondisi perangkat yang Anda pakai menjadi lebih penting. Lensa yang bahan-bahannya berkualitas tinggi akan lebih nyaman digunakan sepanjang hari di depan layar.
Jangan lewatkan pemeriksaan rutin — setidaknya setahun sekali. Kadang ada masalah kecil yang belum terasa tapi bisa berkembang kalau tidak ditangani sejak dini.
Email: hello (at) sipafuv.icu
Telepon: +62 878 2641 5793
Alamat: Jl. Dukuh Permata No. 17, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten 15415, Indonesia
Penggunaan layar dalam waktu lama lebih sering menyebabkan rasa lelah dan tidak nyaman daripada kerusakan permanen. Namun, kalau dibiarkan terlalu lama tanpa perhatian, bisa berdampak pada kenyamanan penglihatan jangka panjang.
Di malam hari, kontras antara layar dan sekitarnya menjadi lebih besar karena ruangan lebih gelap. Hal ini membuat otot mata bekerja lebih keras. Pengaturan layar yang disesuaikan untuk malam hari bisa sangat membantu.
Mengalihkan pandangan setiap 20 hingga 30 menit adalah pola yang baik. Cukup lihat ke tempat yang jauh selama beberapa detik — itu sudah cukup untuk memberikan istirahat pada otot fokus mata Anda.
Ya, karena layar ponsel lebih kecil dan biasanya dipegang lebih dekat ke mata. Hal ini membuat otot fokus bekerja lebih keras. Lebih baik batasi penggunaan ponsel dan gunakan layar yang lebih besar kalau memungkinkan.
Pemeriksaan rutin setidaknya setahun sekali sangat disarankan. Ini penting agar kita bisa mengetahui kondisi mata secara menyeluruh dan menangani masalah kecil sebelum menjadi lebih besar.